Ardaiyene’s Weblog

November 8, 2009

Say.. Thank You..

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 11:29 pm

Wah.. saya merasa cukup terpanggil untuk memulai menulis lagi di Blog ini setelah sekian bulan menghilang dari peredaran di Blog saya sendiri..

Ceritanya begini…

Salah satu pengunjung Blog saya mengatakan melalui comment yang ditulisnya di salah satu postingan saya: ‘rindu nih ma si empunya blog.. Knapa stag nulis cuma mpe juli…’

adi april daiyene a

Foto Saat KKN di Kaliurang, Sleman, D.I. Yogyakarta

Yup, memang benar sekali.. postingan terakhir saya sebelum tulisan ini saya post berhenti di bulan Juli. Pada saat itu saya sedang menjalani KKN alias Kuliah Kerja Nyata sebagai salah satu prasyarat lulus dari bangku perkuliahan. Postingan terakhir itu pun saya sempat-sempatin buat dan dipost ditengah-tengah kesibukan dan keriweuhan pondokan KKN yang ada. Saya hanya bisa menulis dan memposting tulisan saya ketika saya bisa kabur dari pondokan dan ngadem di rumah semalam.. hehehe *pengakuan..

Karena keriweuhan yang ada dan berhubung KKN kemarin berlangsung selama 2 bulan, saya menjadi tidak mempunyai cukup waktu untuk mengupdate hal-hal menarik yang saya temui selama KKN. *So Sorry.. Dan walaupun periode 2 bulan KKN telah terlewati pun ternyata saya juga belum mampu untuk memulai menulis di Blog kembali *payah…. Karena saya harus memikirkan proposal skripsi saya, memilih judul, menulis abstraksi, mencari dosen, ke perpus, dan kesibukan lainnya.. Semua itu berlanjut hingga sampai sekarang..

Namun… saya selalu menyempatkan diri mengecek email saya dan mengupdate comment-comment yang masuk ke Blog saya. Dan Wow.. saya bersyukur ternyata masih ada pengunjung yang mau mampir sebentar ke Blog saya dan membubuhkan sedikit komentar untuk tulisan saya… Saya senang sekali…

Ada dua pengunjung yang memberikan komentar dan meminta saya untuk memosting lebih banyak mengenai tema gender (salah satu tulisan yang pernah saya posting) karena tulisan saya tersebut sangat membantu tugas kuliah mereka. Mengetahui hal ini, saya senang sekali. Karena ternyata tulisan saya bisa bermanfaat bagi studi mahasiswa lain yang entah berada di kota mana. *senang bisa membantu, dan semoga saya bisa lebih banyak menulis lagi .. Selain itu, ada beberapa pengunjung yang memberikan komentar dan pertanyaan terkait bagaimana caranya masuk ke HI-UGM di beberapa postingan saya yang terkait dengan HI UGM. Hmm.. ternyata Blog saya bisa memberikan sedikit pertimbangan alternatif bagi mereka. Dan tentunya hal ini bisa jadi pertimbangan tema tulisan saya ke depan. *Sip-sip!

Terima Kasih kepada para Pengunjung Ardaiyene’s Weblog.. Kalian adalah penyemangat saya ketika saya tertidur dari seorang blogger muda. Semoga dengan semangat dari kalian semua dapat membuat saya membunuh sedikit waktu saya untuk memberikan hal yang bermanfaat bagi kalian di Blog saya ini..

Selamat menikmati tulisan-tulisan saya kembali.. ^^

June 8, 2009

Ketakutan itu..

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 10:40 pm

aku takut.
aku takut karena belum mendapatkan
cara untuk bisa mengantisipasinya jika itu terjadi.
benar-benar belum tahu apa yang harus kulakukan, dan harus bersikap seperti apa.
aku takut diriku akan terlarut dalam suasana yang begitu mendalam.
penuh senyum di luar; namun di dalam, luka yang kurasa.

cepat..
lambat..
mungkin suatu hari akan terjadi
suatu hari yang bisa
buat aku tersentak
pucat pasi
tak bisa bernafas
dan tertunduk
menoreh perih
yang menuntunku pada ujung keikhlasan.

cukup kuatkah aku untuk menerimanya?

Tuhan, berikan aku satu cara saja untuk menghadapinya..
kuatkan hatiku sehingga kudapat menahan tangisku

dan waktu.. beriramalah sesuai dengan hatiku
ketika dinding-dinding hatiku sudah cukup kuat
kau bisa tumpahkan dan ledakkan itu di depanku..

April 10, 2009

Selamat UTS!!

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 4:34 am

n579538755_1088960_4688

Ardaiyene ingin mengucapkan:

Selamat Ujian Tengah Semester

(13 April – 24 April 2009)

Sesudahnya, selamat melanjutkan waiting list berikutnya seperti mematangkan program-program KKN dan mempersiapkan Proposal Skripsi!!

Create your own at MyNiceSpace.com

March 13, 2009

Dalam Kesendirian Ku Berada..

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 12:25 pm

Dalam kesendirian ku berada..

Pohon-pohon besar dan rindang itu berdiri tegak di samping kanan dan kiriku

Ranting dan daunnya memayungi atas langit kepalaku

Hijau.. Hijau dengan diselingi sinar matahari yang jatuh ke bumi

Memberikan suatu nuansa alam yang menarik mata

Memberikan suatu ketenangan di hati.

Kuberjalan setapak demi setapak

Kumelihat di sekelilingku

Apa yang orang-orang lakukan di sana..

Berbincang di sebuah kursi taman,

Bersenda gurau dengan sahabat,

Berjalan dengan orang yang dikasihinya..

Dan kusadari..

Betapa bahagianya mereka

Kuserpihkan senyum untuknya..

Lalu, aku kembali melihat jalanku

Ku kembali berjalan, lalu..

Kurentangkan kedua tanganku

Kututup mataku

Dan kuhirup segarnya udara itu

Ketika angin begitu lembut menyisir rambutku, menerpa tubuhku

Aku sadar bahwa aku menyukainya

Aku biarkan alam memelukku..

Dan aku tersenyum

Serasa hanyut dalam belaian lembut Sang Pencipta

Alam kembali menyapa

Dengan desiran anginnya yang memecah kesunyian

Dengan ranting daun yang melambai

Dengan seberkas matahari yang jatuh lembuh di wajahku

Dengan ketenangan hati yang tercipta

Kusadari bahwa diriku

Mempunyai jalanku sendiri

Jalan di mana aku melangkah

Di sini…

Ke mana kakiku melangkah

Ku percaya, itulah jalan yang terbaik bagiku..


February 22, 2009

Hati Yang Damai

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 12:19 pm

 photo-0347e1

Hati perempuanku bertanya, pikiran apa yang telah membawaku melayang untuk selalu mengenangnya. .. Akan tetapi, suatu doroangan dari sebagian hatiku tiba-tiba saja memaksaku untuk mengatakan yang lain bahwa aku tidak ingin bersamanya meskipun sedikit membohongi hatiku. Dan setelah itu, aku merasakan ia telah pergi jauh dariku. Satu yang ingin kutanyakan pada hatiku yaitu ‘akankah ia kembali?’

Sebuah kutipan dari Novel “Hati Yang Damai”, karangan NH. Dini

 

January 10, 2009

When Logic Comes From The Geography Facts..

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 1:59 pm

Salah seorang Dosenku di Fisipol UGM (Ibu Siti Muti’ah) sewaktu mengajar mata kuliah Studi Kawasan pernah memberikan suatu relasi atau mencoba mengaitkan geografi dengan wanita. Menurut Beliau, karakter atau filosofi wanita bisa diketahui melalui geografi, dalam hal ini adalah kawasan yang bisa merujuk pada benua ataupun negara.

Beliau berkata:

When logic comes from the geography facts..

Woman in 20s is like Africa: underdeveloped

Woman in 30s is like India: full of mysteries

Woman in 40s is like America: full of techniques

Woman in 50s is like Europe: old fashion and interest

Woman in 60s is like Alaska: wants to know but don’t want to go

Now, got the logic?

(interpretasi penulis)

Katanya wanita yang berumur 20-an itu underdeveloped. Kalau1-afrika_ges3 ada istilah developing country, maka artinya adalah negara berkembang, dan developed country artinya negara maju. Nah, kalau underdeveloped country berarti negara yang miskin (dong?). Berarti wanita yang masih 20-an dapat diartikan masih miskin pengalaman. Yah.. menurutku ada benarnya juga. Secara kehidupan ini cukup luas dan panjang untuk dijamah, dijalani, dan ditelusuri. Kalau mau tahu lebih seperti apa sih wanita yang umurnya 20-an, lihat aja benua Afrika sekarang.. (hehe). Dan cobalah liat Afrika secara global di dunia ini. Apakah Afrika termasuk kawasan yang maju secara keseluruhan? Nope! Walaupun ada Mesir, Nigeria, Lybiya, Afrika Selatan yang notabene negara yang cukup maju di kawasan Afrika, tapi coba lihatnya negara-negara Afrika lainnya yang ada di benua hitam tersebut seperti Ethiopia, Sudan, Kamerun, Sinegal, Rwanda, dan sebagainya. Most of the countries in Africa are underdeveloped. So, sama halnya dengan wanita. Wanita yang berumur 20-an, mungkin ada yang sudah dewasa atau developed or developing, namun secara umum wanita berumur 20-an masih belum berkembang, penuh konflik mencari jati diri.. hehe..So, that’s why woman in 20s is like Africa.

Wanita umur 30-an dikatakan sama halnya dengan negara India. Kalian tahu India itu seperti apa? Seperti yang kita tahu secara umum, India itu penuh dengan sejarahnya. Maksudnya adalah ada banyak hal yang patut dipelajari dari India. Dari adanya tokoh Mahatma Gandhi, beberapa tokoh penting dalam berdirinya Konferensi Asia-Afrika (Jawaharlal Nehru), berdirinya Taj Mahal dengan story-nya yang so sweet. India di dalam dunia internasional dapat ibaratkan sebagai anak macam yang siap menerkam, atau diam-diam menghanyutkan. Walaupun sepertinya India itu banyak penduduknya (1.098.57.839 jiwa, terbesar ke-2 dunia), tapi dari segi kualitas jangan disepelekan lho. India itu negara yang paling OK dalam bidang Informasi Teknologi (IT) di dunia. Banyak orang-orang India yang jadi ahli IT dan tersebar di sejagat raya ini. Nah.. wanita yang umurnya 30-an juga seperti India, sudah mulai berkembang namun full of mysteries..

cities123

Kalau mendengar nama negara Amerika Serikat (AS), apa sih yang langsung terbesit di kepala kalian? Otomatis negara yang superpower, perekonomian maju, sophisticated, kemiliteran yang modern, demokratis, dan sebagainya. Kalian tahu mengapa AS bisa seperi sekarang ini? Jawabannya tidak jauh-jauh dari sejarahnya atau proses yang telah negara adidaya itu alami. Tau sendiri AS merdeka tahun 1776. Perjalanan AS untuk menjadi sampai sekarang ini sudah sangat panjang dan telah melalui berbagai pengalaman nation building yang lama. Proses yang telah dialaminya telah mengajarinya berbagai hal teknis. Contoh simpelnya adalah konsep demokrasi yang selalu diagungkannya. Udah dari jaman baheula AS menerapkan konsep yang satu ini. Belum lagi nilai-nilai HAM yang selalu dirongrong ke seluruh negara di dunia, terutama negara-negara yang ada pelanggaran HAMnya. Artinya apa? Artinya AS sudah banyak pengalaman hidup bernegara, bermasyarakat, dan bertetangga (haha.. kayak PPKN ajah yak??!!!)

liberty3Sama seperti wanita umur 40-an yang dinilai sudah dapat dikatakan berpengalaman dalam hidup; sudah tahu berbagai macam tenik dalam menjalani kehidupan. Makanya juga disebut full of techniques seperti AS. Kalau di AS banyak UU atau traktat-traktat, kalau wanita mungkn sudah banyak pengalaman hidup, filosofi hidupnya sudah jelas, sudah bisa melihat lika-liku hidup seperti apa. Dan juga wanita yang sudah berumur 40-an pastinya dan kebanyakan sudah menikah dan melahirkan. So, seakan lengkapnya nilai dari wanita itu. Seakan sudah menjadi wanita yang sempurna (dari masih bayi-balita-anak-remaja-dewasa-ibu). Mungkin juga udah ada yang jadi nenek .. Lengkap sudah kan perjalanan seorang wanita dilihat dari perkembangan statusnya? Makanya ga heran juga jika wanita yang berumur 40-an itu banyak kasih nasihat, masukan, atau ajaran yang biasanya dilakukan oleh wanita yang sudah mempunyai anak alias seorang ibu. Mengapa? Karena seorang Ibu sudah tahu banyak hal. Sama seperti AS yang selalu memberikan doktrin demokrasi, HAM, liberalisasi kepada negara-negara underdeveloped, developing, atau negara-negara yang berkonflik. Karena AS dinilai negara yang mempunyai sejarah yang cukup panjang dan dianggap bisa membimbing negara lain melalui paham-paham yang diyakininya itu …

Kalau di Eropa, apa yang kalian nilai darinya? Wanita yang berumur 50-an dinilai sama dengan kawasan Eropa yang diartikan old fashion and interest. Orang Eropa itu kan klasik, jadul, kuno, ancient, tapi jangan diremehkan!! Dengan majunya jaman sekarang ini, nilai-nilai ataupun kebiasaan-kebiasaan yang telah tercipta pertama kalinya di Eropa (sebagai kawasan peradaban manusia juga) dinilai kuno atau jadul. Namun, apa yang dimiliki mereka itu adalah baik. Istilahnya ‘biar jadul tapi OK’ hehe. Biar udah umur 50-an, tapi apa yang diyakininya begitu idealist dan straight. Ga neko-neko. Maklum mungkin juga karena sudah tua ya.. Biasanya pemikiran wanita yang udah berumur 50-an itu suka ketinggalan dengan jaman sekarang. Apa yang diyakininya baik di jamannya dulu ternyata ketika dibawa ke jaman sekarang dinilai kuno banget. Ya.. ga jauh-jauh bedalah sama Eropa, sebuah kawasan yang old fashion and interest.

main2

Bagaimana kalau wanita itu sudah berumur 60-an? Wah.. katanya kayak Alaska! Wanita yang udah 60-an berarti sudah nini-nini (baca: nenek-nenek). Kalau udah nini-nini jadi ngerasa simpati. Sebenarnya mereka itu penuh dengan pengalaman hidup. Dan biasanya paling enak diajak ngobrol atau curhat, soalnya mereka bisa merasakan apa yang kita rasakan (pengalaman pribadi nih..hehe..) Tapi, biasanya tidak ada orientasi lebih selain itu ke nini-nini. Sama seperti Alaska. Letaknya yang di ujung utara (ya.. ga ujung-ujung banget sih), atau yang deket antartica itu cukup menarik untuk diketahui, sebagai salah satu negara bagian AS. Siapa juga sih yang ga pingin tahu Alaska itu seperti apa? Alaska itu satu-satunya negara bagian AS yang letaknya cukup jauh dari AS daratan (istilah mana nih? hehe..) selain Hawaii. Tapi lagi-lagi saya katakana di sini, walaupun banyak yang pingin tahu, tapi sedikit orang yang pingin ke sana. dank arena itu juga dibilang: wants to know but don’t want to go.. Coz, tempatnya yang cukup jauh dan dinginnya area jadi pertimbangan orang pergi ke sana. Terlalu jauh seperti tidak ada yang deket ajah? Terlalu dingin seperti tidak ada yang lebih tropis ajah? hehe.. Kalau nini-nini, emang enak sih diajak ngobrol dan curhat, tapi jarang ada orang yang mau lebih deket ke mereka, apalagi laki-laki.. paling asumsi mereka: kayak kage ade yang lebih mude aje?? hehe.. jangan gitu dunk…

alaska11

Now, how old are you? Me? Now, I’m 21. Berarti aku seperti Afrika duong?? It’s Ok, It’s Ok! Mau kayak Amerika kudu melewati fase kayak Afrika dulu. Jadi full of techniques pastinya berawal dari underdeveloped dulu kan??

January 8, 2009

Menikah Karena Cinta Tidak Akan Bahagia?

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 12:41 pm

Saya tidak akan menjelaskan terlalu mendalam mengenai hal ini, karena saya bukanlah pakar cinta.

Tapi sebelumnya, saya ingin bertanya, apakah kalian setuju dengan judul dari tulisan ini? Mengapa?

Pertama, apa itu cinta? Yang dapat saya berikan mengenai definisi cinta yaitu bahwa cinta merupakan emosi. Sebuah emosi yang kita rasakan dalam hati. Cinta merupakan strong emotion yang menjadi dasar bagi setiap insan untuk menyukai sesama lawan jenisnya. Dan karena itu juga banyak manusia di dunia menikah karena cinta kuat yang dimilikinya. Dan wajar sekali bukan? Tapi apakah mereka yang menikah karena cinta hidup dengan bahagia? Wah.. wah.. rasa-rasanya kalau berbicara mengenai kebahagiaan, akan relatif sekali jawabannya.

love is strong emotion

Ada yang mengatakan bahwa mereka yang menikah karena cinta akan tetap merasa bahagia karena cintalah yang akan mengikat perasaan dan sikap mereka dalam suka dan duka. Namun, ada juga pihak yang mengatakan bahwa mereka yang menikah karena cinta hanya akan mengecap kebahagiaan di awal-awal pernikahan mereka saja. Yah.. layaknya pengantin baru.. love is in the air.. Setiap suasana pasti penuh dengan cinta, rasa sayang, dan menjadikannya begitu indah.. Namun, setelah itu.. setelah beberapa bulan (mungkin) apakah mereka akan sebahagia sedia kala dengan telah mengetahui bahwa ternyata banyak hal di belakang itu semua yang menuntut adanya kesamaan pemikiran, pemahaman, pengertian, sikap, dan sebangsanya. Dalam hal ini, cinta seakan menyusut kadarnya…

Saya jadi teringat dengan omongan dari Mama Laurent yang mengatakan bahwa cinta itu seperti chewing gum, pada awalnya terasa sangat manis dan asik sekali di mulut. Namun setelah lama-lama dihisap, rasa manis itu pun akan hilang dan menjadi pahit. Dan apakah kita menelan permen karet yang sudah lama kita hisap? Tidak bukan?! Mungkin (terkadang) sedikit banyak kita dapat menganalogikan cinta dengan chewing gum..

love is like a chewing gum?

Hmm, tapi saya juga teringat dari perkataan dari Mario Teguh dengan Golden Ways-nya mengenai cinta. Menurut Golden Ways-nya Mario Teguh, memang ada femonena ketika rasa cinta terasa luntur setelah pasangan menikah untuk beberapa waktu. Menurutnya, itu bukan karena cintanya yang luntur, tapi karena (katakanlah) suaminya tidak menghargai istrinya seperti sediakala ketika sebelum menikah. Hmm kalau kayak gini repot juga ya? Saling menghargai memang jadi kunci penting dalam pernikahan..

By the way.. let’s back to the topic..

Lantas jika ada yang mengatakan bahwa menikah karena cinta itu tidak akan bahagia, atau dapat dikatakan bahagianya hanya di awal pernikahan saja, lantas ada opsi lain?

Ya, tentu ada. Ternyata ada pihak lain yang berargumen bahwa menikah tidak karena cinta bisa dijalankan. Pemikiran yang menurut saya kontemporer ini menganggap bahwa harus ada hal-hal di luar cinta yang sifatnya mengikat di dalam pernikahan, agar pernikahan itu sendiri dapat berjalan baik. Apa itu? Prinsip! Ya, menurut mereka kesamaan prinsip dijadikan alasan sekaligus pengikat yang lebih kuat daripada cinta di antara mereka itu sendiri. Mereka berdalih, mereka menikah tidak hanya karena cinta, tapi juga kesamaan prinsip atau visi dalam menjalani the rest of their lives. Prinsip yang mereka maksud di sini salah satunya yaitu prinsip managemen, seperti kesamaan pandangan mereka untuk bagaimana mengatur uang, anak, pendidikan mereka serta anaknya kelak, karier masing-masing, menentukan sikap dalam berbagai hal, dan sebagainya sehingga roda kehidupan rumah tangga mereka tetap dapat berjalan, instead of depending merely on love.

Mereka yang beranggapan seperti di atas menjadikan cinta justru sebagai bumbu di dalam pernikahan mereka. Lantas focal point dari pernikahan mereka yaitu menjalankan kehidupan dengan seseorang yang mempunyai prinsip ataupun visi yang sejalan dengannya dengan kadar cinta di antara keduanya yang lebih sedikit tentunya. Yang diupayakan adalah bagaimana agar rumah tangga yang dibinanya dapat terus berlangsung dan berjalan dengan baik dengan pasangan yang sejalan, seprinsip, dan sepaham dengannya. Karena, menurut mereka hal itu lebih penting daripada menanggalkan kehidupannya hanya pada cinta dan mendiscount informasi mengenai how to run their lives in the next days.. Dan mereka menjalankan hidup mereka dengan cinta yang dijadikannya bumbu penyedap dalam kehidupan mereka. Mau mencoba? heeee…

15587-23dg

So, guys.. would you marry someone based on love or not??

Semoga tulisan ini dapat memberikan wawasan or broaden your horizon ‘bout love and marriage..

( tulisan ini dibuat berdasar pada diskusi kelas Strategi dengan tema ‘emosi dan kapital sosial’ 2008 )

December 31, 2008

Happy NEw YEar 2009

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 6:11 am

Ardaiyene would like to say:

New Year Myspace Comments

MyNiceSpace.com
New Year Myspace Comments

Remember, don’t only blow up your trumpets at 00:00 on Desember 31,

but also make your resolutions..

be better from now, by making some and trying to stick to it…

May all your wishes on the next 360 days come true..

December 22, 2008

Selamat Hari Ibu

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 12:36 pm

“Mother, how are you today?

This is a note from your daughter

With me everything is okay..

Mother, how are you today?”


Ibu, apa kabarmu hari ini?

Lama tak kudengar kabar darimu…

Semoga Pencipta Bumi dan seluruh isinya melindungimu di sana..

Ibu, di mana pun engkau berada..

kuharap kau baik-baik saja..

Ibu, walaupun kita terpisah jarak, ruang, dan waktu..

tapi kuyakin masih ada pengikat di hati kita..

Ibu, kali ini serasa beda sekali ketika kau tidak di dekatku..

Namun, dengan segala upaya yang telah kau curahkan untuk kami,

dengan segala kasih yang kau punya,

dengan segala ketegaran hati yang kau miliki,

dengan segala sikap sabarmu kepada kami

dengan segala kebijakan hati yang kau miliki,

dengan segala pengorbanan yang kau lakukan selama ini, dan..

dengan segala rasa yang aku punya untukmu,

di hari ini,Happy Mother's Day

selain doa yang bisa kuhaturkan, dan rasa rindu yang tersimpan,

aku ingin mengucapkan

selamat hari Ibu

aku ingin mengucapkan

tetaplah tegar,

tetaplah kuat,

dan tetaplah menjadi panutan bagi kami…

Mom, I love you and I miss you..


December 21, 2008

A Contending Negotiator..

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 10:47 am

“… Ms. Suharyati is a contending negotiator. She is good at enduring prolonged negotiations…”

Itulah cuplikan statement dari hasil raporku di kelas mata kuliah Negosiasi & Resolusi Konflik (NRK). Aku ga ngira dosen dan para tutor akan memberikan nilai rapor seperti ini ke semua mahasiswa yang ngambil kelas NRK 2008. Dan terlebih di dalam rapor yang berukuran A3 dan bertuliskan 120 konsep-konsep negosiasi ala NRK itu juga terdapat penilaian setiap pribadi, apakah ia seseorang yang contending atau problem solving. Dan berdasarkan penilaian Negotiator’s Log (Catatan Negosiator) yang dikirim 10 x di setiap minggunya, aku dinilai sebagai contending negotiator.

Opss, pertama aku rada kaget ajah dapat penilaian sebagai contending negotiator. Karena asumsinya, contending negotiator itu seorang negosiator yang sukanya menantang dan menyerang. Beda sama problem solving yang notabene lebih mau mengakomodasi kepentingan pihak lawan. Tapi kalau yang contending, cenderung memperjuangkan kepentingan sendiri (hehe..). Sebenarnya taktik dari strategi contending ini banyak, di antaranya seperti mengganggu pihak lawan, melecehkan pihak lawan (aku jarang banget kok pake taktik ini, suerrr…!), mengancam (aku juga jaraaaang banget pake taktik ini) atau bertahan alias keukeuh dengan taktik persuasive arguments atau positional commitment. Atau kalau udah ga tau mau ngapain lagi, biasanya time pressure jadi jagoanku.. haha…

Tapi.. setelah aku pikir-pikir.. emang ada benernya juga. Penilaian mereka tidak salah, karena aku juga merasa sebagai pribadi yang sukanya kekeh, sukanya ngeles, suka ngebela diri sendiri seakan-akan ga mau disalahin (tapi sebenarnya enggak juga kok, heheee..). Yah.. kalau kalian pernah bernegosiasi sama aku, atau berdebat sama aku mungkin kalian terkadang akan merasa aku orang yang keras. Yah.. terkadang aku emang gitu.. And (maybe) that’s why I was judged as a contending negotiatior..

Haduuhh, betapa baiknya ya aku memberitahukan kalian kalau aku adalah contending negotiator? Ini bisa sebagai bocoran buat kalian yang membaca untuk bisa menggunakan taktik lain sehingga nantinya dalam bernegosiasi sama aku kalian bisa meluluhkan pikiran, hati, dan sikapku.. wakakakak…

coba aja kalau bisa???

hehe..

Next Page »

Powered by WordPress.com