What??
Itulah respon pertama dalam hatiku ketika aku mendengar berita baru dari Kormanitku, Mas Sumaryanto. Ketika baru akan berkunjung ke Mas RT 18 Kaliurang Barat, tiba-tiba Mas Sumar memberikan kabar kalau ada aturan baru nantinya setelah pemilu di dalam pondokan. Mas Sumar mengatakan bahwa akan ada giliran buatu nyiapin makanan untuk sarapan setiap harinya yang akan dilakukan perklaster setiap empat hari sekali (karena ada empat klaster).
*Dwwaaaaaaaaaaannnnngggggggggg, duh… duh… bisa masak apa aku??
Jadi gini, di pondokan Sido Akur, yang dihuni oleh 29 mahasiswa (satu unit), itu mempunyai sistem makan yang sebenarnya disiapkan atau dimasakin oleh pemiliknya untuk dua kali makan dalam sehari, yaitu untuk makan siang dan malam hari saja. Untuk makan pagi kita makan atau masak sendiri. Nah, selama seminggu di dalam pondokan tersebut, yang menyiapkan sarapan pagi adalah mbak-mbak dari Pertanian yang emang udah jago dan mumpuni dalam memasak (ehhee, harus berguru nih..). Tapi entah mengapa tiba-tiba ada new rule tersebut.
Ada beberapa teman perempuan yang setuju dengan new rule tersebut. Karena kalau difikir-fikir masa’ iya selama 2 bulan di sana setiap pagi sie Konsumsi melulu yang nyiapin sarapan paginya? Kenapa tidak coba digilir saja? Pada dasarnya saya setuju. Memang harus ada pembagian atau rule seperti itu, sama seperti aturan-aturan lain sebelumnya yang sudah kami tetapkan (jadwal piket, jadwal cuci piring, jadwal piket di kelurahan, dan sekarang… jadwal masak).
Menantang!
Udah deh… sewaktu new rule ini disampaikan ke teman-teman sewaktu rapat unit, yang ada di benakku hanya: “mau masak apa ya??” Ting..ting..ting.. pikiran mulai berkelanan mengenai menu masakan untuk pagi hari.. yang enak apa, yang cocok apa buat teman-teman se-29 orang. Waduuh, belum pernah seumur-umur nyiapin masakan buat segini porsi.. ckckckck.. Berhubung saya jadi Kormater soshum di unit saya, jadi merasa pusing sendiri mikirin menu.. Tapi tak apalah… Untung ada 8 orang di Klaster soshum.. *Bisa..Bisa..
Jiahahahaha… setelah dengar-dengar dan konsultasi dengan sie Konsumsi, ternyata biasanya mereka menyiapkan mulai dari jam 4 pagi. Waduuuh, kalau saya sih gak papa dipaksa bangun jam segono… tapi anak-anak buahku dah pada bangun lum ya..? eng..ing..eng.. Haduh, belum bisa kebayang deh besok pas masak bareng bakal seperti apa dapurnya, bakal ramai kayak apa, dan bakal berasa seperti apa masakannya. Belum kebayang..

Rapat cepat terbatas Klaster Soshum Unit 20. Salah satu agendanya adalah menentukan menu sarapan >_<
Setelah dihitung-hitung, ternyata kurang lebih Klaster Soshum bakal dapat giliran nyiapin makan pagi sebanyak 14 kali alias 14 hari. Waduh..waduh..waduh… lagi-lagi bingung menunya.. ahahahha… Gampanglah.. digilir aja menunya dari pertama.. hahahaha… Tapi, walaupun bingung, Klaster Soshum udah paling dulu yang ngajuin menu ke Sie Konsumsi. Setidaknya udah ada menu yang masuk untuk 4 kali giliran masak ke depan. Tinggal menyiapkan tenaga dan potensi masing-masing.. ahahaha..
Pesan dari Klaster Soshum: Maklumilah segala kekurangan menu masakan sarapan pagi kami jikalau kurang memuaskan yaaaaa….^^
Hiyeeeeyyy, Klaster Soshum siap melaksanakan new rule ini! Bersemangat!



