Ardaiyene’s Weblog

April 10, 2009

Selamat UTS!!

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 4:34 am

n579538755_1088960_4688

Ardaiyene ingin mengucapkan:

Selamat Ujian Tengah Semester

(13 April – 24 April 2009)

Sesudahnya, selamat melanjutkan waiting list berikutnya seperti mematangkan program-program KKN dan mempersiapkan Proposal Skripsi!!

Create your own at MyNiceSpace.com

April 9, 2009

Menjadi Demos dalam Ajang Pemilu

Filed under: my zone — by Ardaiyene @ 12:29 pm

Sudahkan Anda Menyontreng Hari ini?

Yup, akhirnya tiba juga saatnya bagi warga negara Republik Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif yang jatuh tepat hari ini, tanggal 9 April 2009. Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Namun ,saya menemukan ironi. Di hari di mana setiap individu dengan persyaratan seorang pemilih yang sudah selayaknya mempunyai hak pilih, namun saya masih menemukan banyak orang yang cenderung untuk menjadi Golongan Putih (Golput: tidak memilih). Ketika ia berhak dan available untuk memilih banyak orang yang justru golput. Di satu sisi, banyak orang juga yang ingin menggunakan hak pilihnya tetapi justru mereka tidak terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ironi sekali..

Pemilu yang merupakan pesta demokrasi terbesar di dalam suatu negara yang mencitrakan dirinya sebagai negara yang demokratis memang sudah sepatutnya ditanggapi sebagai hal yang positif, yaitu sebagai wadah menyalurkan aspirasi. Adanya aksi dari sebagian pihak yang tidak ikut ‘menyontreng’ karena alasan males, tidak mengenal calon legislatifnya, atau apapun itu sebenarnya menunjukkan bahwa mereka belum bisa menjadi ‘demos’ yang seutuhnya.

Pengertian ‘Demos’ menurut Dosenku dari Ilmu Pemerintahan UGM adalah warga negara yang secara aktif berpolitik. Pemilu adalah salah satu sarana di mana setiap warga negara diberikan hak untuk berpolitik dengan cara memilih anggota perwakilannya di Legislatif. Menurut saya dengan berpartisipasi di dalam Pemilu setidaknya sudah ada upaya untuk menjadi Demos yang baik di dalam suatu negara yang Demokratis. Kata ‘demokrasi’ itu sendiri sebenarnya berasal dari dua kata yaitu ‘demos’ dan ‘crete’, di mana ‘demos’ adalah warga negara yang aktif berpolitik, dan ‘crete’ itu sendiri adalah negara. Jadi, jika digabungkan demokrasi itu sendiri mempunyai makna kurang lebih adalah negara dengan warga yang aktif berpolitik. So, kalau emang Indonesia adalah negara yang menerapkan demokrasi atau bisa juga disebut sebagai negara yang demokratis, maka mengapa masih banyak warga yang tidak sadar berpolitik, walau politik yang sangat sederhana sekalipun di dalam Pemilihan Umum – hanya memberikan suara dalam pemilihan wakil rakyat, belum sampai pada politik praktis atau politik dalam level negara atau internasional.

Bagi yang masih berhalangan untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Legislatif sekarang ini, mungkin dapat memanfaatkan hak pilihnya pada Pemilu Presiden pada bulan Juli mendatang. Diharapkan semua warga yang telah memenuhi syarat menjadi seorang Pemilih dapat menggunakan hak pilihnya untuk kemajuan bangsa bersama. Berpartisipasilah dalam Pemilu karena di sini kita yang menentukan bangsa kita dan melalui inilah kita dapat sadar politik, mencoba menjadi the real Demos dalam Pemilu.

Perjalananku Menuju Persyaratan Log In KKN-PPM UGM 2009 (Day 3-Finished)

Filed under: Memories — by Ardaiyene @ 12:06 pm


Rabu, 08 April 2009

Mau tak mau daku harus kembali mendatangi GMC untuk benar-benar cek kesehatan di sana. Jam 8 pagi pun saya sudah berangkat dari rumah. Dan ya.. sama seperti kemarin, GMC pun juga sudah ramai. Ketika saya datang pun, mahasiswa yang telah mengambil blangko pemeriksaan kemarin telah mengumpulkannya di meja petugas di Sayap Selatan dari Gedung GMC. Sudah ada setumpuk sendiri dan mahasiswa pun juga sudah pada duduk-duduk di sana menunggu untuk dipanggil. Padahal pelayanan baru dibuka jam 10 pagi..

Apa daya, saya pun mengikuti arus saja dengan menumpuk berkasku di sana. Dan menunggulah saya. Sebenarnya sembari menunggu saya sudah berencana dengan teman satu KKN saya untuk membahas masalah program dan anggaran KKN di GMC. Tetapi entah kenapa sejak dia pergi makan dengan temannya rencana itu pun jadi pupus. Ya.. jangan salahkan bunda mengandung lah kalau gitu…

Akhirnya saya duduk kalem aja di sana walaupun sebelum itu ada pengumuman dari salah satu pihak GMC yang mengatakan bahwa akan lebih baik jika mahasiswa datangnya siang atau sore saja, jadi tidak perlu mengantri dan berdiri lama panas-panas di luar. Mereka juga meyakinkan dan menjamin mahasiswa bahwa mahasiswa akan tetap dilayani sesuai dengan nomor blangko hari itu sampai jam 4 sore. Secara tidak langsung pernyataan beliau itu sebenarnya menyuruh kita pulang dan datanglah siang atau sore hari ketika GMC sudah tidak penuh melayani mahasiswa KKN. Seketika itu saya tiba-tiba mendengar celetukan dari seorang mahasiswa yang turut berdiri di bawah tenda itu mengatakan: “Seandainya semua mahasiswa berfikiran sama seperti itu (jam 12 siang GMC sudah lengang dan akses diperiksa menjadi mudah dan cepat), sama aja kan GMC akan penuh lagi?” Hahahaha.. saya cuma tertawa kecil saja mendengar dia ngomong seperti itu. Memang ada benarnya juga…

Tetapi, berhubung saya sudah datang, sudah mengumpulkan, sedang tidak ada kuliah antara jam 09.00-11.00, available to wait, ya sudah bersabarlah daku di sana. Menunggu dan menunggu.. akhirnya dipanggil juga mahasiswanya untuk mulai periksa kesehatan. Great!! Sampai nama saya dipanggil, saya coba ikuti alur pemeriksaannya. Ternyata cuma dua tahap: pertama periksa tensi dan kedua periksa kesehatan di ruang periksa dokter yang seluruh prosesnya tidak lebih dari 5 menit. Yang lama cuma ngantrinya aja… Hadoooo, kalau inget gemana kita-kita pada ngantri di luar kayaknya ga sebanding amat dah!!

Setelah seluruh proses pemeriksaan saya lalui, keluarlah saya dari GMC dan langsung ke kampus. Ga pake nunggu ini dan itu. haha.. Cepat kelar cepat nyantai. Setelah menyerahkan bukti pemeriksaan GMC dan slip pembayaran BNI ke Front Office Fakultas, saya mendapatkan username dan password yang ternyata itu adalah nomor urut universitas kita. Huaaaaaa… tapi tetap saya prosedur penyerahan bukti GMC dan BNI perlu dilakukan untuk mengaktifkan account kita di website LPPM ketika ingin Log In.

Alhamdulillah saya mendapat tempat dan teman untuk membuka Laptop di Kampus. Rencana awal ingin ke Perpus S2, tetapi khawatir wifinya tidak stabil jadi cari tempat di Fisipol dulu. Dan untungnya dapat. Ketika mau Log In pun dibantu oleh teman, bener-bener dituntun cara ngisinya sampai saya benar-benar terdaftar dan memilih tema KKN. Wow.. Everything went easily at that time.. Thanks God!!

Akhirnya, berakhir juga perjalananku tiga hari untuk bisa Log In KKN-PPM. Cukup melelahkan.. Sampai suka panas dingin sendiri..

But, Thanks God, I’m Done!!

April 7, 2009

Perjalananku Memenuhi Persyaratan Log In KKN-PPM UGM 2009 (Day 2)

Filed under: Memories — by Ardaiyene @ 1:58 pm

Rencana awal untuk melakukan cek kesehatan di GMC adalah dengan datang ke GMC jam 11 Siang. Tetapi, dari jam 8 pagi saya sudah mendapat pesan singkat dari teman saya bahwa GMC akan membuka pelayanan cek kesehatan mahasiswa KKN jam 10 pagi. Dwaaaannngggggg…. Bagus sih, dimajuin. Tapi, sialnya ane baru mau nyiapin makan pagi dan belum mandi pula! Alhasil gerak cepat saja pagi ini..

Sebelum ke GMC saya menjemput Tiara di Kampus. Setelah itu baru ke GMC bersama-sama. Haha.. sudah kuduga.. setelah sampai Boulevard aroma keramaian sudah terlihat di depan Gelanggang dengan banyaknya parkiran sepeda motor. Ternyata parkir sepeda motor dipindahkan sampai di depan Gelanggang biar tidak memenuhi akses kendaraan yang ‘berkepentingan’ saja yang dapat melewati jalan sekitar GMC.

Oo.. Wow… setelah kami berjalan mendekati Gedung GMC, ternyata telah ada antrian mahasiswa yang panjaaaaaaaannggg banget. Lebih panjang daripada hari pertama, tapi setidaknya lebih teratur dan mencerminkan ketenangan dibanding dengan hari pertama. Panjangnya antrian mahasiswa yang terpola menjadi dua jalur itu bisa sampai kafetaria, kantin, dan bahkan masuk ke dalam kantin itu. hahaha… Antrian macam apa ini kok bisa ada di UGM?? Selama menjadi mahasiwa, say a sepertinya baru kali ini antri di UGM sebegini panjangnya… ckckckckck..

Ketika saya dan Tiara mengantri di ujung belakang antrian.. Huhuuu...

Ketika saya dan Tiara mengantri di ujung belakang antrian.. Huhuuu...

Ya sudah, antrilah aku dan Tiara di ujung.. deket kantin (untung belum sampe masuk ke dalam kantin antriannya..). Ngantri pun sambil keheranan sama GMC dan LPPM.. Kok bisa ya antrian buat cek kesehatan aja sampe sepanjang itu (50 meter ada kali). Dan mulailah mahasiswa yang ngantri memberikan alternatif-alternatif seperti, “seharusnya GMC itu…. ke RS yang dirujuk”, “Kenapa ga di GSP aja sih?..yang lebih nyaman dan ga kepanasan gini..”. Yang ada dalam antrian hanya keluhan dan harapan agar cepat bisa diperiksa dan selesai. Terlebih, panas banget! Yang bawa payung langsung dibuka payungnya. Yang gak bawa payung, pake jaket atau kaos cadangan buat nutupin kepala mereka. Haha.. kalau si Tiara, sampe beli minum dulu terus di tengah-tengah antrian sempat nelpon temannya minta dibawain payung. Sampe segitunya kan? Panas banget je.. dan dalam antrian yang panjang itu, setiap langkah benar-benar begitu berharga…

Rasanya seneng banget ketika antrian kami sudah nyampe hampir di depan loket pendaftarannya. Tetapi ternyata tiba-tiba rasa seneng itu terganggu dengan adanya pengumuman yang sedang ditempel oleh petugas GMC di dinding-dinding GMC yang memberitahukan bahwa untuk hari Selasa ini pelayanan cek kesehatan mahasiswa KKN hanya akan dilayani sampai blangko nomor 1500 saja. WADUH!!!! Aku dan Tiara langsung saling tatap dan “kira-kira antrian kita sampai 1500 ga ya??” Wah.. gila aja kalau udah ngantri panjang dan panas-panas kayak gini tapi ternyata udah ga masuk quota 1500 itu. Wah-wah.. aku dan Tiara udah mulai mengumpat lagi!! Sial-sial-sial!!

Eh, dan ternyata benar. Timur, teman kita, yang ngantri rada jauh di depan kita ternyata mendapat blangko nomor 1800-an. Dan Tiara tiba-tiba tanya ke Timur: “Kamu periksanya di dalam sana ya Tim?”, dan Timur menjawab, “Aku belum, lha ini dapat nomor 1800-an, kamu udah tau kan kalau hari ini Cuma sampai 1500?”. Hahahaha.. aku dan Tiara kembali menatap dan mencoba menahan emosi.. Huff!!! Pembodohan massal… Kenapa itu pengumuman baru ditempel hari ini? Dan kenapa baru pas kami udah mau nyampe ke depan baru dibatasin quotanya? Walah!!! Mau KKN ribet banget ya??

Ya sudah, akhirnya kami tetap mengantri dan mengambil blangko yang sudah bernomor 1900-an. Untungnya nomor tersebut masih masuk quota untuk hari Rabu. Jadi, kita bisa balik lagi hari Rabu untuk diperiksa. Kalau ga salah menurut quotanya itu besok ada sekitar 500 mahasiswa yang diperiksa perharinya.

Mau kayak gemana sistem pemeriksaannya dan aturan mainnya? Kita lihat saja besok!! It must be another surprise!!

(Hari ini kami telah menghabiskan waktu 1 jam 45 menit untuk mengantri dan berhasil mendapatkan blangko sampai akhirnya balik lagi ke Kampus).

 

April 6, 2009

Perjalananku Memenuhi Persyaratan Log In KKN-PPM UGM 2009 (Day 1)

Filed under: Memories — by Ardaiyene @ 1:39 pm

Wew… It’s not an easy thing!

Mungkin itu pernyataan pertamaku untuk mengawali tulisanku ini.

Dibalik pernyataan itu sebenarnya masih mengendap perasaan gelisah, tidak jelas, repot banget, dan tentunya marmos (bikin emosi) terhadap segala hal yang tidak jelas terkait dengan prosedur KKN antarsemester kali ini. Namun, sebagai mahasiswa yang baik saya mencoba untuk menjalaninya saja.. (yaah, namanya juga mahasiswa!)

So, hari ini sudah dimulai saatnya untuk mengurus adminsitrasi KKN antarsemester 2009 secara individu (permahasiswa). Mengurus administrasi KKN ini dimulai dari melakukan pembayaran tunai ke Rektor UGM di BNI 46, lalu cek kesehatan di GMC, lalu meminta password ke fakultas masing-masing biar bisa melakukan ‘log in’ secara online di website LPPM (Lembaga yang menangani KKN di UGM).

Dengan segala ketidakjelasan dan ketimpangsiuran yang ada, sebenarnya sudah dapat diterka kalau besok BNI 46 Durian Runtuh (istilah dari temanku, dan ayo kita gunakan istilah itu untuk merujuk pada BNI yang di depan Bank Mandiri, Sekip) bakal penuh banget. Apalagi sebelum hari ini saya sudah mendengar strategi dari teman-teman untuk mendatangi BNI itu rame-rame dan pagi-pagi.. Berhubung saya ada kuliah pagi jam 07.30, alhasil saya baru bisa melakukan pembayaran tersebut setelah jam 09.30. Dan kebetulan saya sudah janjian sama teman satu KKN saya.

Alhamdulillah, sebelum kita ngacir ke BNI Durian Runtuh itu untuk membayar di sana atau sekedar ambil slip pembayarannya, ada salah satu teman kuliahku, Dilla namanya, yang memberiku slip kosongan pembayaran BNI dengan cuma-cuma dan tanpa saya minta. Thanks to Dilla (Oh.. baik sekaliiii..) Ternyata Dila baru dari sana dan mengambil banyak slip kosongan pembayaran BNI itu untuk teman-teman (se-KKNnya mungkin). Berhubung, sudah ada slip itu di tangan, akhirnya kita membayar KKN di BNI di Rektorat Gedung Pusat UGM alias tidak perlu ke BNI Durian Runtuh. Denger-denger baru datang mau parkir aja sudah diusir sama satpamnya.. Jadi Parno’ duluan mau ke sana.. hehehe Singkat cerita.. kami berhasil melakukan pembayaran KKN di BNI Rektorat dengan lancar tanpa halangan suatu apa pun. Sebenarnya ada cerita lucu sih waktu mau bayar ke Rektorat mengenai nomor rekeningnya. Tapi di-skip aja deh.. (*malu..)

Setelah selesai bayar, dari Rektorat kami bergegas ke untuk ke GMC, cek kesehatan di sana. Satu-satunya tempat yang dipercaya untuk menangani cek kesehatan bagi mahasiswa UGM yang akan mengikuti UGM adalah GMC ini-dapat dikatakan sebagai suatu klinik kesehatan UGM yang tempatnya tidak begitu besar. Tetapi, ketika sesampainya di sana ternyata pelayanan kesehatan untuk mahasiswa KKN baru dimulai jam 13.00 WIB. Padahal ketika itu baru jam 10.00 lebih. Alhasil kami sepakat untuk ketemu lagi di GMC sehabis Zuhur untuk cek kesehatan di sana. Temanku pergi, dan aku pun pulanglah ke rumah.. Maem!! hehe

Setelah Zuhur, aku balik lagi ke GMC. Tapi tidak sesuai dengan rencana awal yang ingin datang jam 12.30. Saya baru sampai ke GMC jam 13.05. Maklum ngisi bensin dulu. Dan taukah bagaimana situasi di sana? Wew… udah kayak ngantri sembako, ngantri Ponari, atau ngantri BLT ya? Ya.. salah satu dari itulah kira-kira… Saya saja sampai bingung mau parkir motor di mana. Setelah saya mendekat ke GMC, ternyata sudah banyak teman-teman saya yang mengantri dengan sabar tapi juga kepanasaan itu. Wah..wah.. rame banget dehh.. (sayang nih saya tidak punya fotonya). Setelah menimbang-nimbang (ngantri ga ya?-ngantri ga ya?) sambil melihat situasi yang ada, akhirnya aku memutuskan untuk mengantrinya esok hari dengan datang lebih awal, 11.00 mungkin.

Isu yang muncul dari kebijakan yang keluar dari LPPM telah menimbulkan berbagai asumsi yang menyebabkan mahasiswa menyerbu BNI ataupun GMC secara massive. Fist come-first place yang awalnya ditetapkan sebagai aturan main ‘log in‘ mahasiswa KKN telah menyebabkan mahasiswa untuk bercepat-cepat melakukan prosedur administrasi KKN sehingga nantinya bisa cepat ‘log in‘ dengan harapan dapat memilih tema atau sub-tema yang telah dirancangnya (tidak kesalip oleh mahasiswa lain, karena ada quota perunit-yaitu maksimal 30 mahasiswa perunit). Dengan aturan main seperti ini saja sudah sangat wajar sekali jika mahasiswa berlomba-lomba, tergesa-gesa, atau apalah itu untuk bisa come fist to get the first place (they want).

Anehnya, setelah saya pulang dan mengecek kembali website LPPM, ternyata ada ketentuan baru yang intinya mencabut ketentuan first come-first place. Hohoho.. dan informasi itu ternyata baru ada di website LPPM jam 11 Siang.. di mana sudah banyak mahasiswa yang mengantri di luar GMC yang notabene pelayanannya baru dibuka jam 13.00. Wuuuiiihh, bisa dibayangin kan ramenya kayak apa??

Situasi di GMC setelah jam 13.30 saya kurang tahu. Karena saya sudah balik ke Kampus dengan teman saya. Di perjalanan ke Kampus sampai ketika sudah berada di Kampus pun kami masih membicarakan KKN dan LPPM dengan keruwetan yang ada. Sesampainya di kampus pun teman-teman juga ribet ngurusin KKN. Wew.. benar-benar menyita perhatian sekali KKN tahun ini..

Tapi setidaknya dengan adanya ketentuan baru yang baru keluar jam 11 siang tadi sudah sedikit melegakan hati para mahasiswa yang akan KKN, karena ternyata LPPM telah menjamin bahwa tema/subtema KKN yang sudah masuk akan berisikan mahasiswa yang mengusulkannya, dalam artian mahasiswa lain yang tidak bertema atau bersubtemakan itu tidak dapat mendaftar. Artinya, kita-kita yang telah merancang tema ataupun proposal KKN kita selama ini dengan teman-teman KKN kita telah dijamin akan berada dalam satu unit KKN sesuai dengan yang ada di proposal KKN masing-masing. Wuuuiiiiiihhh, leganya..

Kalau dari dulu kayak gini kan, kita-kita ga perlu tergesa-gesa bayar atau ke GMC gerombolan, bikin jalan rame kayak hari ini? Dan kenapa juga ketentuan baru itu baru dikeluarin tengah hari? Karena asumsinya, siapa juga yang mau terdepak dari unit yang telah bersama-sama diusung bareng hingga berwujud sebuah proposal KKN Tematik gara-gara telat ‘log in‘?

Ya.. harapannya tahun depan agar diperjelas lagi apa pun kebijakan yang dimiliki dan tentunya dapat dipublikasikan kepada setiap fakultas yang ada sehingga tidak terjadi hal-hal yang membuat bingung, tidak jelas, dan sebagainya.

Yo..yo..yo..yo.. sekarang, siap-siap ngantri di GMC buat besok siang!! Semangat!!^^

Powered by WordPress.com