Ardaiyene’s Weblog

November 18, 2008

Strategy Class: Analyze Preferences from Song Lyrics

Filed under: Uncategorized — by Ardaiyene @ 1:16 pm

Kelas Strategi (Selasa, 18 November 2008, jam 12.15) membuat aku sedikit kaget. Tema materi pada hari itu adalah “preferensi” yang mana inti dari materi itu adalah bagaimana kita dapat membentuk preferensi kita? Bagaimana preferensi itu timbul? Apa yang mempengaruhinya? Bagaimana pembentukan preferensi di antara negara-negara? Dan bagaimana kaitannya dengan strategi dari negara-negara tersebut?

Sebenarnya yang buat aku kaget itu bukan isi materinya, tapi metode belajarnya. Dan aku sebenarnya ga heran sih sama kelas Strategi atau NRK (Negosiasi dan Resolusi Konflik) yang dalam penyampaian materinya di tiap pertemuan selalu dikemas dalam bentuk workshop. Entah itu bagi kelompok, entah itu permainan, entah itu diskusi kelompok kecil terus presentasi, entah itu simulasi kelompok kecil untuk membuktikan teori, dan sebagainya. Sebenarnya sih menarik dan cukup have fun juga kalau kelas dikemas dengan model workshop gitu, soalnya mahasiswa jadi terlibat langsung dan aktif. Tapi bagiku lama-lama jadi sedikit menjemukan, karena kelas jadi kurang serius dan penyampaian materi jadi kurang optimal buatku.

Tapi, suka ga suka, aku harus menjalaninya. Dan hari ini ternyata kelas strategi dalam mendalami materi preferensi menggunakan lagu, dari lagu Barat sampai lagu Indonesia. Untuk itu kita diberikan selembaran (satu orang dapat satu) yang isinya ternyata lirik dari 5 lagu tersebut. ‘Tuhan, apakah kita akan belajar bernyanyi hari ini?’ pikirku. Sebelum aku menemukan jawaban itu, aku terus berasumsi kalau kita akan bernyanyi bersama di dalam kelas yang isinya kurang lebih ada 40 anak. Tapi ternyata, setelah mendapat instruksi dari dosen untuk mendengar 3 lagu pertama sambil membaca liriknya, Dosen dari mata kuliah Strategi itu berkata ‘lantas, apa preferensi yang dapat terlihat dari lagu tersebut?’ ouwch…. Ternyata hari ini kita semua belajar preferensi dari lirik sebuah lagu. Itu lirik lagu ternyata kita analisa bareng-bareng sekelas.

Apa preferensi dari penyanyinya? Contohnya, seperti dalam lagu yang dinyanyikan oleh Otis Redding (1941-1967) yang judulnya I’ve been loving you too long (sumpah ni lagu jadul abis, suaranya juga ga banget.. berhubung suaranya kecil, jadi yang terdengar cuman kayak orang marah-marah.. apalagi waktu ada liriknya yang ‘I love you, I love you…’ kedengarannya malah kayak orang bentak-bentak..haha, bilang ‘I love you’ kok pake marah-marah to pakdeeee…pakde…hahaha) . Nah, sebelumnya lagu Otis Redding ini menceritakan bahwa si penyanyi telah mencintai kekasihnya untuk waktu yang lama, tapi si Otis ini belum / tidak mau berhenti walaupun sebenarnya si kekasihnya itu ingin pergi darinya. Si Otis ini pokoknya admire banget deh sama kekasihnya itu, dia mohon ma kekasihnya itu untuk tidak pergi darinya, tidak mau berhenti mencintainya, dan dia begitu mencintainya. Kurang lebih ceritanya kayak gitu. Nah, dari situ kita dapat mengetahui bahwa preferensi Otis ini terbentuk karena adanya habit / kebiasaan (dalam liriknya tertulis: my love is growing stronger, as you become a habit to me). Artinya, preferensi yang Otis punya itu berasal dari apa yang telah menjadi kebiasaan baginya / telah menjadi habit buat si Otis yang telah mencintai kekasihnya untuk waktu yang cukup lama (I’ve been loving you too long).

2 Comments »

  1. Preferensi…
    Negosiasi…

    Apa itu..?

    Wah ternyata istilah2mu lebih susah dicerna dari pada istilah fotografi ya..

    Comment by anakkamera — November 19, 2008 @ 11:12 pm |Reply

  2. @anakkamera
    preferensi itu apa yang menjadi kepentingan kita. kita maunya apa itu disebut preferensi. nah, aku bisa bilang kalau preferensimu ke kamera itu besar sekali.
    kalau negosiasi simplenya bisa diartiin sebagai cara kita berkomunikasi agar kepentingan kita tercapai.

    wan, kita itu punya preferensi yang berbeda.
    aku malah ga dong sama postingan BW mu itu..
    kayaknya ga bisa comment..
    ga ngerti.. lebih sulit dimengerti juga kayaknya.. haha..

    Comment by Ardaiyene — November 20, 2008 @ 9:39 am |Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Powered by WordPress.com